Skip to content

Guide: Dubbing Despicable Me (2010) into Indonesian

  1. Kearifan Lokal: Penerjemahan naskah seringkali memasukkan istilah-istilah yang lebih dipahami oleh masyarakat Indonesia, sehingga jalan cerita lebih mudah dicerna oleh anak-anak.
  2. Nostalgia: Bagi yang sudah menonton sejak kecil, mendengar suara-suara ini membawa kembali kenangan duduk di depan televisi sabtu minggu sambil makan cemilan.
  3. Kualitas Suara yang Solid: Industri dubbing Indonesia untuk film animasi anak-anak terbilang sangat matang. Ekspresi dan penekanan emosi para voice actor tidak kalah dramatis dari versi aslinya.

For those learning Indonesian, the Minions actually provide a fun, low-pressure way to recognize basic vocabulary!

Ayu Dewi

The Indonesian dub starred TV personalities, not just professional voice actors. as Miss Hattie (the orphanage owner) used an exaggerated "Jakarta snob" accent, while Ungu (a popular band’s vocalist) voiced Vector with teenage surfer slang, making him sound like a local anak gaul (cool kid). This star power drew non-animation fans to theaters.

  • Dalam versi aslinya, suara Gru diperankan oleh Steve Carell yang sangat khas dengan aksen palsu Eropa Timurnya. Tantangan besar bagi pengisi suara Indonesia adalah bagaimana menangkap esensi "kebapakan" namun jahat yang konyol ini.

    Gru

    The HBO version features a slightly different lineup, often noted for its professional studio quality: : Elias Siswanto Vector : Jumali Jindra Margo : Lis Kurniasih Edith : Sani Oktania Agnes : Maria Cicillia Dr. Nefario : Arya Samaji The Indonesian Connection: Pierre Coffin

    What is not proper: