Membuat cerita anak yang menyelipkan unsur hubungan (relationships) dan alur romantis (romantic storylines) memerlukan pendekatan yang sangat halus agar tetap sesuai dengan tahapan usia dan perkembangan emosional anak.
Biarkan tokoh-tokoh dongeng kita bergandengan tangan saat melewati hutan gelap. Biarkan mereka saling tersenyum malu-malu saat mendapat nilai bagus bersama. Karena pada akhirnya, yang diingat anak-anak bukanlah "siapa pacaran dengan siapa", melainkan .